Showing posts with label sumatera barat. Show all posts
Showing posts with label sumatera barat. Show all posts

Sunday, October 4, 2009

Korban Gempa di Sumatera Barat, Tewas Ditemukan 605 Orang

Nusantara / Senin, 5 Oktober 2009 09:39 WIB

Metrotvnews.com, Padang: Jumlah korban tewas yang telah ditemukan akibat gempa 7,6 skala Richter di Sumatra Barat (Sumbar) hingga Ahad malam terus bertambah. Korban tewas telah mencapai 605 orang. Korban tewas terbanyak ditemukan di Kota Padang. Jumlahnya mencapai 231 orang. Sementara di Kabupaten Padang Pariaman berjumlah 276 orang. Demikian data Satkorlak Penanggulangan Bencana Sumbar di Padang, Ahad (4/10) malam.

Korban tewas di Kota Pariaman sebanyak 49 orang. Di Kabupaten Pesisir Selatan, korban tewas sebanyak 10 orang. Sementara korban tewas di Kota Solok, Kabupaten Agam dan Pasaman Barat, masing-masing 4 orang, 32 orang dan 3 orang.

Sementara total korban luka berat sebanyak 412 orang. Korban luka ringan sebanyak 2.096 orang. Sementara korban hilang sebanyak 343 orang. Gempa juga merusak 83.883 unit rumah dan rumah rusak sedang sebanyak 32.773 unit. Bangunan rumah rusak ringan sebanyak 66.419 unit.(Ant/BEY)

Jika ada saran-saran silakan berikan komentar di akhir posting ini, atau jika ingin berdiskusi bisa kunjungi saya di Forum Membangun Kinerja Staff.


Jika artikel ini bermanfaat, silakan isikan alamat email anda untuk berlangganan:

Delivered by FeedBurner

Tuesday, July 21, 2009

Kampuang nan jauh di mato: Lagu daerah Sumatera Barat

Kampuang nan jauh di mato
Gunuang Sansai Baku Liliang
Takana Jo Kawan, Kawan Nan Lamo
Sangkek Basu Liang Suliang
Panduduknya nan elok nan
Suko Bagotong Royong
Kok susah samo samo diraso
Den Takana Jo Kampuang
Takana Jo Kampuang
Induk Ayah Adik Sadonyo
Raso Mangimbau Ngimbau Den Pulang
Den Takana Jo Kampuang

Jika ada saran-saran silakan berikan komentar di akhir posting ini, atau jika ingin berdiskusi bisa kunjungi saya di Forum Membangun Kinerja Staff.

Jam Gadang, Bukittinggi-Sumatera Barat



Jam Gadang adalah sebuah menara jam yang merupakan markah tanah kota Bukittinggi dan provinsi Sumatra Barat di Indonesia. Simbol khas Sumatera Barat ini pun memiliki cerita dan keunikan karena usianya yang sudah puluhan tahun. Jam Gadang dibangun pada tahun 1926 oleh arsitek Yazid Sutan Gigi Ameh. Peletakan batu pertama jam ini dilakukan putra pertama Rook Maker yang saat itu masih berumur 6 tahun. Jam ini merupakan hadiah dari Ratu Belanda kepada Controleur (Sekretaris Kota). Pada masa penjajahan Belanda, jam ini berbentuk bulat dan di atasnya berdiri patung ayam jantan, sedangkan pada masa pendudukan Jepang, berbentuk klenteng. Pada masa kemerdekaan, bentuknya berubah lagi menjadi ornamen rumah adat Minangkabau.

Ukuran diameter jam ini adalah 80 cm, dengan denah dasar 13x4 meter sedangkan tingginya 26 meter. Pembangunan Jam Gadang yang konon menghabiskan total biaya pembangunan 3.000 Gulden ini, akhirnya menjadi markah tanah atau lambang dari kota Bukittinggi. Ada keunikan dari angka-angka Romawi pada Jam Gadang ini. Bila penulisan huruf Romawi biasanya pada angka enam adalah VI, angka tujuh adalah VII dan angka delapan adalah VIII, Jam Gadang ini menulis angka empat dengan simbol IIII (umumnya IV).
Sumber: Wikipedia Berbahasa Indonesia
http://id.wikipedia.org/wiki/Jam_Gadang

Jika ada saran-saran silakan berikan komentar di akhir posting ini, atau jika ingin berdiskusi bisa kunjungi saya di Forum Membangun Kinerja Staff.

Friday, June 19, 2009

MENGENAL SUMATERA BARAT

Ibukota : Padang
Tanda nomor kendaraan: BA
Bahasa daerah: Minangkabau, Melayu
Lagu daerah: Kampuang nan jauh di mato, Dayung Palainggan, Ayam dan lapeh
Rumah adat: Rumah gadang/Rumah bagonjong
Tari: Tari piring, Tari payung
Suku: Melayu, Batak, Mandailing, Toba, Nias, Simalungun, Karo dll.
Senjata adat: Karih
Agama: Islam 98%, Kristen 1,6%, Hindu 0,0032%, Budha 0,26%.
Komoditi utama: Kelapa, karet, kayu manis, cengkeh, lada dll
Bahan galian: Batubara, marmer, silikat, kapur, trass
Industri: Ukir, pahat, jahit, sulam dan anyaman
Obyek wisata:Padang: Museum Adityawarman. Bukittinggi: Jam gadang,
Benteng Fort de Kock yang dibangun Belanda pada tahun 1825 untuk
menahan perlawanan rakyat yang dipimpin Tuanku Imam Bonjol. Selapan:
Goa Jepang-terowongan buatan tentara Jepang pada Perang Dunia II
(tinggi 2 m, panjang ratusan meter, berkelok-kelok dan memiliki
ruangan seperti kamar-kamar, pintunya antara lain ada di Ngarai Sianok
yang curam dan indah menawan.

Jika ada saran-saran silakan berikan komentar di akhir posting ini, atau jika ingin berdiskusi bisa kunjungi saya di Forum Membangun Kinerja Staff.